Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Mesin Avanza tidak bisa hidup sehabis bongkar Mesin

Ilmu itu sayang jika hanya disimpan maka pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang kasus Mesin avanza dan yang sejenis tidak bisa hidup setelah bongkar mesin atau setelah ganti rantai timing (timing chain)..Dan disini saya tidak bermaksud menggurui atau merasa lebih pintar dari agan-agan sekalian hanya berharap semoga ada yang bisa mengambil manfaat terutama bagi mekanik-mekanik pemula.

Kasus ini sudah beberapa kali saya dapatkan setelah beberapa rekan-rekan mekanik meminta pertolongan untuk mencari titik permasalahan kenapa mesin tidak bisa hidup.
Seperti biasa sebelum kita melangkah ke step yang lebih jauh, sebaiknya kita harus mengembalikan pola analisa kita kedasar, dimana kita harus memulai dari langkah-langkah yang paling sederhana yaitu bahwa mesin akan bekerja apabila terpenuhinya tiga syarat utama berikut ini :
Kompresi yang tinggi (sesuai standar)Loncatan bunga api Busi yang kuat (Mesin Bensin)Perbandingan campuran Udara dan bahan bakar yang tepat Dalam masalah yang akan…

Jangan Malu Terlihat Miskin

SANGGUP membeli bukan berarti kita harus membeli dan memiliki. Beberapa kali ibu-ibu temannya istri saya menawarkan tas dan baju-baju mahal. Istri saya hanya tersenyum dan menggeleng. “Tas dan baju saya masih bagus dan belum rusak, dan itu terlalu mahal buat saya,” tukasnya. Dan istri saya tidak malu terlihat miskin. Saya biasanya makan di warung lotek di salah satu sudut kota Bandung dan sering berbincang dengan salah satu tukang parkir begitu asiknya. Dan saya sering makan di situ kalau belanja untuk kebutuhan usaha saya. Sampai si bapak tukang parkir itu hapal terhadap saya. Di tahun 2005, saat itu saya masih jadi konsultan keuangan untuk proyek Bank Dunia dan saya mulai merintis usaha saya dengan teman saya. Tidak ada yang perduli dengan status profesi saya itu. Yang mereka tahu saya suka belanja dengan mobil boks dan kadang naik angkutan umum. Jadi tidak sedikit yang menyangka saya sebagai supir. Dan saya tidak malu terlihat miskin. Jangan malu terlihat miskin, tapi …

Karya Anak Bangsa Yang terpinggirkan

Ini bukan Porsche, bukan juga Lamborghini. Ini pun bukan Bugatti, bukan juga McLaren. Pun juga mobil ini bukan Pagani, bukan pula Koenigsegg.
Desain eksterior mobil ini layaknya mobil-mobil premium di Amerika dan Eropa. Namun, mobil ini lebih ramah lingkungan. Teknologi yg digunakan adalah teknologi terkini. Ini adalah prototype Mobil Listrik Indonesia. Ini adalah Selo. Nama yg disematkan oleh anak muda pembuatnya, Ricky Elson.
Ricky Elson adalah teknokrat Indonesia ahli 'angin dan listrik'. Hasil karyanya banyak dipatenkan oleh Jepang. Bahkan, sampai saat ini, perusahaan pengembang teknologi di Jepang tidak mau 'memecatnya'. Walau sudah lebih dari 3 tahun cuti. Status karyawannya masih aktif.
namun Ricky begitu cinta dengan negerinya. Walau project mobil listrik nasionalnya 'dikriminalisasi', dengan dihembuskan isu dugaan korupsi (yg hingga kini  tidak jelas pangkal dan ujungnya) lembaga yg menaunginya, yakni Kementerian Riset dan Teknologi, se…

Kenang-Kenangan Diagnosis Engine

Bersama : Rinyanto                    Nasmoco KaligowoAnton Afianto            Auto 2000 Garuda JktDeny Rusmana         Auto Soekarno Hatta BandungI Komang Gede B     Agung Auto Mall Gianyar BaliAat Syaiful Bahri       Astrido Fatmawati JktMulyanto                    Tunas Jatinegara JktChairil Firdiansyah    Liek Motor SurabayaLukmanul Hakim       Sutan Indo Pematang Siantar SumutUmar Syahputra KS  Auto 2000 Tj Morawa MedanAgung Hariyono        Auto 2000 Tebet Saharjo JktHendri Supriyanto     Kartika Sari Motor Malang
Jakarta 7-20 Januari 2010

Bus angkutan yang tinggal kenangan

Berdesak-desakan, hawa panas  serta  bau asap rokok yang mengganggu kenyamanan, begitulah suasana yang sering dijumpai ketika jadi penumpang bus untuk bepergian ke suatu tempat.
Bahkan, bus dengan kapasitas tempat duduk mulai dari 28 hingga ukuran jumbo, pernah menjadi transportasi utama masyarakat yang ingin bepergian dari suatu kota ke kota lainnya dengan jarak tempuh cukup jauh. Begitupun dengan ongkosnya, cukup mengeluar­kan ongkos yang tidak begitu mahal.
Untuk Anda yang lahir pada tahun 60an hingga 70an tentu masih sangat hafal merk-merk dinding bus antar kota dalam provinsi di daerah ini yang pernah malang melintang bertahun-tahun di jalanan Sumbar.
Untuk trayek Padang-Bukit­tinggi pernah jaya nama PO Triarga dan Cemerlang. Tapi keduanya kemudian sudah tinggal kenangan saja. Untung Elly Kasim, penyanyi Minang itu mengabadikan nama kedua bus itu dalam bait lagu. Rute gemuk ini juga diperebutkan oleh ‘dua raksasa’ ketika itu ANS dan NPM. ANS berbasis di Padang, seda…

Nama Nyeleneh Spare Part Mobil

Bagi saya yang pernah lama bekerja di Dealer sebuah perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia tentu terbiasa menyebutkan nama-nama Spare Part mobil dengan nama yang sudah di tentukan pabrikan, namun setelah resign dan buka usaha bengkel sendiri tentu saja jadi  banyak berhubungan dengan toko-toko spare part, yang notabene nggak terlalu paham dan nggak terlalu peduli dengan nama-nama barang, yang penting mudah diingat dan gampang terjual.

Dari pengalaman berbelanja barang spare part mobil ini saya mendengarkan istilah-istilah nyeleneh seputar Part mobil berikut diantaranya :

Ayam-ayam














Paho-Paho Ayam

















Alu-alu













Suliang-Suliang













Lamang-lamang















Simpang Ampek














Sil Kuduak
















Pamanggang Sate
















Gigi Boh

















Gigi Naneh















Gigi Pinang

















Istilah yang unik bukan..?
Kebetulan semua Istilah ini dari Bahasa Minang, silahkan jika ada yang mau menambahkan, dengan bahasa daerah masing-masing.

Sekian

Tambuah Ciek Da....!

Ya..."tambuah ciek da" bagi anda yang sering mampir di rumah makan Padang tentu tidak asing dengan kalimat ini, yang berarti minta tambah nasi atau sambal, namun pada tulisan kali ini bukan menjelaskan tentang kalimat tersebut.

Beberapa kali saat tengah makan di rumah makan Padang saya menyaksikankan pelanggan yang kebingungan ketika ingin memesan makan kepada tukang sanduak (Orang yang bertugas mengambilkan pesanan dan yang menghidangkan pesanan kita)
" Makan satu bang.." "..Yaa..apo sambanyo..? Pemesan bingung..lalu tukang sanduak bilang " bahedangkan se yo diak.." Pemesan tambah bingung...tapi karena perut lapar diiyakan saja..maka tukang sanduak dengan sigap menyiapkan nasi dan lauk pauk lengkap dengan sayuran...dan pemesanpun jadi tambah bingung..lha yang makan saya sendiri kok sambal dan lauk pauknya begitu banyak...? Tapi karena sudah terlanjur lapar..hidangan langsung disantap..lihat gulai ikan comot sedikit, ada dendeng coba dikit, telor d…